Oleh: drummerfan | Desember 11, 2012

Happy Solar Return my Uweng

wenny's birthday cakevery excited to give her a surprise on his birthday. but what happened? She was already aware that I have prepared a surprise. because her sister’s twitter account has not been logged out on wenny’s iphone

wenny's birthday gift

Oleh: drummerfan | Januari 1, 2011

Sepakbola: Politik dan Teknologi

Kegagalan Timnas Indonesia merebut piala AFF kembali terjadi di tahun 2010, dan itu merupakan final keempat Indonesia dalam kejuaraan sepakbola antarnegara di Asia Tenggara ini. meskipun menang dengan skor 2-1 melawan malaysia saat final di senayan, tetapi Indonesia harus puas kembali menduduki posisi runner up karena dalam leg sebelumnya di kandang malaysia, stadion bukit jalil, Indonesia digelontor 3 gol tanpa balas oleh malaysia. padahal pada babak penyisihan di Jakarta sebelumnya, Indonesia berhasil memukul  malaysia 5-1. karena Indonesia kembali gagal memperoleh piala AFF tersebut, publik Indonesia kembali saling menyalahkan. salah satu pihak yang paling dihujat saat itu adalah Nurdin Halid yang menjabat ketua umum PSSI dan media yang terlalu over membahas timnas bahkan sampai kepada berita yang sepele seperti membawa sample rumput Gelora Bung Karno apakah bisa dimakan kambing atau tidak. dan itu menurut saya adalah berita paling konyol di saat pemberitaan mengenai timnas makin membanjiri publik Indonesia.

Politik

saat Indonesia bermain di Gelora Bung Karno hampir selalu ada spanduk yang dibentangkan oleh suporter Indonesia yang menuntut agar Nurdin turun dari jabatannya, bahkan worldwide trending topic di twitter pun saat itu #NurdinTurun

oh iya, sebelumnya saya ingatkan kalo saya tidak berpihak pada siapapun disini, saya tidak memihak warna hijau, merah, biru, kuning, pink, atau apapun lainnya. saya lebih suka warna bening transparan :D

kembali tentang timnas Indonesia, sebelum berangkat ke malaysia pun mereka diundang oleh orang terkaya kesepuluh di Indonesia tahun 2010 versi majalah forbes, Aburizal Bakrie, untuk menghadiri jamuan makan di rumahnya. baru kali ini saya mengetahui pengusaha yang bisa mengundang rombongan pemain dan official timnas Indonesia ke rumahnya. ternyata keluarga Bakrie menghibahkan 25 hektare tanah di Jawa Barat kepada PSSI untuk pendidikan dan pelatihan sepakbola di Indonesia. nuansa politik di tubuh PSSI pun makin dirasa oleh publik apalagi saat ini banyak media mempunyai akun twitter yang bisa diakses oleh siapapun hanya dengan memfollownya.

Politisasi pun terus berjalan ketika skuad Indonesia bertarung di Bukit Jalil. Sejumlah spanduk besar bergambar beberapa tokoh politik terpasang di salah satu sudut stadion. Di antara beberapa spanduk yang dipasang, tampak empat spanduk bergambar tokoh politik populer. Yakni Presiden SBY, Ketum PSSI sekaligus kader Golkar Nurdin Halid dan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie serta Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa. Spanduk-spanduk tersebut di buat dengan besar yang sama. Dengan latar warna yang berbeda dan diberi lambang Garuda Pancasila. Bahkan spanduk Hatta sampai jelas memasang lambang partainya menjadi background. [sumber]

dalam kompetisi lokal pun PSSI juga mempunya banyak masalah, salah satunya adalah isu tentang skenario Liga Indonesia yang merebak saat kongres sepakbola nasional di Kota Malang beberapa bulan lalu. karena merasa banyak yang tidak puas terhadap PSSI, Arifin Panigoro pun membentuk kompetisi tandingan yaitu Liga Premier Indonesia (LPI) yang katanya akan menjadi kompetisi paling sehat dan ideal di Indonesia. bahkan LPI berani memberikan dana awal sebesar 30 miliar rupiah kepada klub peserta LPI ini.

PSSI pun tidak mau kalah dengan mengancam akan memblacklist pemain yang bermain pada klub peserta LPI dengan melarangnya bermain di dalam timnas Indonesia. bahkan PSSI juga melaporkan hal ini kepada AFC (Asian Football Confederation) bahwa ada pembangkang yang harus segera dimasukkan ke dalam daftar hitam. LPI menganggap langkah yang dilakukan PSSI ini sebagai tindakan pengecut karena tidak berani bersaing, tetapi tidak lama kemudian PSSI juga menganggap LPI sebagai banci. [sumber]

 

Teknologi

pihak lain yang ikut dianggap menjadi penyebab kegagalan timnas Indonesia menjuarai piala AFF adalah media. media dianggap terlalu mengeksploitasi timnas dengan pemberitaannya yang terlalu berlebihan. praktis selama berlangsungnya piala AFF ini, timnas PSSI menjadi berita yang paling membooming di Indonesia bahkan mengalahkan pemberitaan sepakbola tim-tim Eropa. hal itu dianggap membocorkan strategi timnas kepada tim lawan. selain itu pemberitaan yang terlalu heboh tersebut membuat publik ber-euforia sebelum waktunya tetapi euforia yang seharusnya dilakukan ternyata malah gagal dilakukan karena Indonesia justru kalah di final.

Bambang Pamungkas pun bahkan berkata: saya merindukan saat sepakbola hanya dibicarakan di warung kopi.

memang teknologi yang semakin berkembang saat ini membuat orang-orang semakin mudah memperoleh informasi. bahkan teknologi saat ini dianggap bisa mendekatkan yang jauh, tetapi bisa juga menjauhkan yang dekat. bagaimana tidak, menjamurnya social networking seperti facebook dan twiiter ini membuat orang betah di depan komputer ataupun melihat layar ponselnya. karena terlalu sering berinteraksi dengan gadgetnya, membuat sebagian orang kehilangan moment berinteraksi sosial dengan orang sekitarnya. tidak sedikit orang yang terlalu sering update status di feacebook, tetapi saat berinteraksi di dunia nyata menjadi pasif dan sangat pendiam. atau bahkan mempunyai twit ribuan tetapi di dunia nyata tidak banyak tindakan yang dilakukan.

Life was much easier when Apple and BlackBerry were just fruits

bahkan yang terakhir ini terjadi pada saya, saya diundang untuk bergabung dengan grup facebook 1 juta facebooker menuntut Nurdin Halid mundur, ada pula petisi online yang menuntut Nurdin Halid mundur dari jabatannya sebagai ketua umum PSSI. saya tentu saja menolak semua ajakan tersebut, karena menurut saya tindakan tersebut adalah sia-sia. kalau benar-benar menginginkan hal itu terjadi, lakukan dalam dunia nyata tidak hanya mengomel di dunia maya.

tindakan progresif dilakukan oleh beberapa suporter Persebaya, Bonek, yang menuntut Nurdin Halid mundur dari ketua umum PSSI. tidak tanggung-tanggung, mereka berdemonstrasi di depan markas FIFA di  Swiss.

saya menjadi teringat kata-kata teman saya yang kuliah di sistem informasi, dia ingin membuat software converter dari file berekstensi [dot]dream menjadi [dot]real. dia bilang bahwa software converter tersebut adalah ACTION.

 

NB:

  • berpikir sebelum bertindak, bertindak sebelum terlambat
  • just think…and keep on thinkin’…unuseful because of doin’ nothing…
  • jangan bermental pecundang saat mengalami kegagalan dengan saling menyalahkan, segera introspeksi dan perbaiki apa yang perlu diperbaiki

 

WELCOME TO 2011

bila ada adalah tidak ada
bila apa yang kau tahu salah
bila apa yang kau dengar bohong

apakah langit memang ada di atas kita
apakah langit memang biru-biru adanya
apakah langit memang benar-benar adanya

tiada kebenaran hakiki
yg ada cuma hanya Kamu di sana
dan aku lah milikMu

keyakinan akan sebuah kebenaran
bukalah kebenaran, kebenaran yang sejati
bila tak pernah diuji kebenarannya

sumber: NONSENS – DEWA

barangkali ada yang belum tau siapa itu superglad, mungkin bisa dimaklumi kalau yang belum kenal superglad itu bukan pemerhati musik.

para personil superglad adalah anak-anak band jakarta yang masih setia di jalur indie sejak tahun 90an. SUPERGLAD sendiri lahir tahun 2003 merupakan pecahan dari band WAITING ROOM, majalah musik ROLLING STONE bahkan memberi rate banyak bintang kepada band yang telah memiliki 4 album ini, bahkan mereka manggung juga di JAVA ROCKING LAND beberapa bulan lalu.

pertama kali bawain lagu dari superglad tahun lalu pas band gw ikut audisi festival band di kampus STAN, PERISAI. kami membawakan lagu yg berjudul “satu” yg merupakan lagu sebagai rasa solidaritas mereka terhadap pengidap AIDS. dan band gw pun masuk final sampai pada akhirnya mendapat juara 2 dalam festival tersebut.

emang dasarnya para personil SUPERGLAD ini gila ya, mereka bahkan pernah manggung hanya dengan mengenakan celana dalam. dan melihat fenomena saat ini dimana banyak anak alay sampai band melayu nan alay bermunculan, mereka membuat sebuah lagu yang berjudul “SENDA GURAU”

ada seorang Radja yang kangen sama walinya
Dibalik hijau nya daun dia menatap angkasa
Melihat merpati terbang tinggi hinggap di ujung atap stasion
Nomer. dua belas

hello kata sang radja kepada rakyat jelata
ditaruhnya mahkota disamping sebuah asbak
menunggu musim salju yang tiba . sang wali pun tak kunjung tiba
di staaasiunn 12

-

menurut gw kurang satu sih, de’BAGINDULZ, hahahaha
dan untuk menyindir kaum ALAY’ers, mereka pun membuat lagu yang berjudul D’ALAY

hUwWw,,
banyak istilah jaman sekarang,,
ada yang bilang lebih
jadi LEBAY,,
anak kampungan
dibilang ALAYALAY,,
cewe’ gampangan
dibilang JABLAY,,
sms…HURUF GEDE’,,huruf kecil,,
bikin pusing,,
huruf ” i ” diganti pake tanda ” seru (!) “
SKRG GRUGNSK bukan PSK
semua disingkat biar lebih cepat
yeacH..!!..
henggezna,,oh yu keeuna,,oh yu luthuna,,
peereeznaa,,oh yu cantiekna,,oh yu gepoyna,,
(Mr.Pay BIP plisss)
foto dengan angle dari atas
mulut sedikit manyun
tanpa harus tersenyum
maaf dibilang ko’
jadi’in kita CAPCUZ
apa yuu,gi di humz?
kuku,,narcieztna,,gi ngapz di,,FACEBOOKna,,
are you ga gi ONLINE..?
cHayaNk dach muncul~~
…ae lupP yuU…
gw binunt jadi dudull…..
henggezna,,oh yu keeuna,,oh yu luthuna,,
peereeznaa,,oh yu cantiekna,,oh yu gepoyna,,caah aayuu,,aaajiipp,saabiii,,
aaa,,alayalayalayyyy,,

henggezna,,oyukeeuna,,oyuluthuna,,
perezna,,oyucantiekna,,oyugepona,,
henggezna,,oyukeeuna,,oyuluthuna,,
perezna,,oyucantiekna,,oyugepona,,
Wu’uch

spesial for PKPK member: Andre PK, Joni PK, Bebek PK, dan Chris PK

Oleh: drummerfan | Mei 19, 2010

HAMLET

Hamlet:

To be, or not to be- that is the question: Whether ’tis nobler in the mind to suffer The slings and arrows of outrageous fortune Or to take arms against a sea of troubles, And by opposing end them. To die- to sleep- No more; and by a sleep to say we end The heartache, and the thousand natural shocks That flesh is heir to. ‘Tis a consummation Devoutly to be wish’d. To die- to sleep. To sleep- perchance to dream: ay, there’s the rub! For in that sleep of death what dreams may come When we have shuffled off this mortal coil, Must give us pause. There’s the respect That makes calamity of so long life. For who would bear the whips and scorns of time, Th’ oppressor’s wrong, the proud man’s contumely, The pangs of despis’d love, the law’s delay, The insolence of office, and the spurns That patient merit of th’ unworthy takes, When he himself might his quietus make With a bare bodkin? Who would these fardels bear, To grunt and sweat under a weary life, But that the dread of something after death- The undiscover’d country, from whose bourn No traveller returns- puzzles the will, And makes us rather bear those ills we have Than fly to others that we know not of? Thus conscience does make cowards of us all, And thus the native hue of resolution Is sicklied o’er with the pale cast of thought, And enterprises of great pith and moment With this regard their currents turn awry And lose the name of action.- Soft you now! The fair Ophelia!- Nymph, in thy orisons Be all my sins rememb’red.

William Shakespeare: Hamlet III,i,56-89

Older Posts »

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.